Website Resmi Pondok Pesantren An-Nashuha
VISI
"AL-IMAN"
Yakni mengimplementasikan terwujudnya sumber daya manusia berkwalitas, berdayaguna dan teguh mempertahankan nilai-nilai keimanan kepada Allah SWT, dalam segala aspek hidup dan kehidupan.
MISI
- Membangun dan menumbuhkembangkan kreatifitas dan keterampilan para santri dan pelajar dalam penguasaan agama islam sebagai tata nilai rubaniyyah yang universal
- Menumbuhkembangkan nuansa cinta ilmu pengetahuan dan tekhnologi (iptek) dikalangan para santri dan pelajar
- Mencetak para santri menjadi sumber daya manusia yang jujur, kredibel, amanah, toleran, tawasuth, dan konsisten dengan ciri beramal ilmiyah dan berilmu amaliyah
Pondok Pesantren An-Nashuha didirikan pada tahun 1248 H / 1827 M oleh Embah KH. Uzer Nashuha berlokasi di Desa Kalimukti Kec. Pabedilan Kab. Cirebon, sebuah Desa yang sebelumnya bernama Kalibuntu, adalah Desa yang berada ditepian sungai Cisanggarung sebagai garis perbatasan Jawa Barat Jawa Tengah kurang lebih 5 Km dari arah Losari dan 7 Km dari arah Ciledug. Pondok Pesantren An-Nashuha sejak didirikannya bukan hanya mencetak para Santrinya menjadi Kadar-kader ‘Ulama untuk melestarikan estafeta Kepemimpinan Pesantren dan Izzul Islam Wal Muslimin di daerahnya masing-masing sebagai Pengawal Hazanah Keilmuan Keagamaan ditanah air, tetapi secara kolektif para Kyai Pengasuh Pesantren dan para Santri membangun Patriotisme, Nasionalisme dan Hubbul Wathan (Cinta Tanah Air).
Maka semangat anti Penjajahpun dikobarkan, para Kyai Pengasuh Pesantren dan para Santrinya ikut terlibat langsung dalam berbagai grilya dan pertempuran. Melawan Penjajahan Kolonial, baik untuk mencapai kemerdekaan maupun dalam rangka mempertahankan kemerdekaan itu sendiri. Sampai akhirnya mengisi kemerdekaan dengan melakukan kajian-kajian terhadap ilmu keagamaan bersama para Santri.
Pada era tahun delapan puluhan Pondok Pesantren An-Nashuha setelah mengalami kefathrahan kepemimpinan yang panjang, bangkit kembali dibawah Kepemimpinan KH. Moh. Usamah Manshur.
Headline News
Rayakan Hari Santri Nasional, MWCNU Pabedilan Gelar Peletakan Baper Pembangunan NU Center
Read More »Pastikan Proses Belajar Tatap Muka Terbatas Lancar, Siswa dan Guru MTs An-Nashuha Tes PCR
Read More »NU Online
NU Online
- Ngaji Al-Hikam, Perlu Fase Menepi dari Ketenaran dalam Hidup
- Tinjauan Fiqih tentang Menyebarkan Screenshot Percakapan Pribadi Tanpa Izin
- Muktamar Ke-35 NU Bahas Revisi UU Sisdiknas dan Ketenagakerjaan, hingga Qanun Jinayat Aceh
- Muktamar NU Bakal Bahas Pajak Berkeadilan, Penyimpangan Seksual, dan Konsep Keulamaan
- Muktamar ke-35 NU Bahas Hukum DNA, Kripto, hingga Pasang Chip di Otak
- Indonesia Peringkat Kedua Kasus DBD Terbesar di Dunia, PDNU Nilai Pencegahan Belum Optimal
- Hukum Memasang Kabel WiFi di Atap Rumah Orang Lain tanpa Izin
- Kementerian PPPA Buka Suara Soal Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
- Halaqah Pra-Muktamar Ingatkan NU agar Jangan Kehilangan Jati Diri di Tengah Perubahan Zaman
- 9 Poin Hasil Silatnas Alumni IPNU Menyongsong Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama